Mengapa kita tidak boleh Moody; Kadang ketika kita ingin berbuat sesuatu, harus tergantung dari keadaan mood kita. Kalau mood kita sedang bagus, barulah kita ingin dan berupaya untuk memberikan ‘seratus persen’. Namun apabila kita sedang tidak dapat mood-nya, kita jadi malas untuk melakukan segala sesuatunya (kalaupun melakukannya, kita hanya menggunakan tak lebih dari lima puluh persen dari totalitas upaya kita,
Read moreJangan Bergantung pada Mood
RAGU ITU MANUSIAWI
RAGU ITU MANUSIAWI; Kadang kita merasa bahwa keraguan adalah musuh besar dari kesuksesan. Padahal sesekali ragu adalah hal yang manusiawi. Kita sangat takut berbuat kesalahan (ogah rugi). Sebetulnya keraguan membuat kita lebih waspada agar keputusan yang kita buat dapat minimalisir kerugian. Yang penting keraguan yang kita miliki tidak berlebihan, dan tidak membuat kita terpaku dalam zona nyaman, yaitu tidak mau
Read moreMEMBESARKAN ANAK IBARAT BERCOCOK TANAM
MEMBESARKAN ANAK IBARAT BERCOCOK TANAM; Ketika kita sedang membesarkan anak, kita dituntut bukan hanya sekedar membesarkan ukuran fisik mereka saja, tetapi yang jauh lebih penting adalah memberikan bekal yang mereka butuhkan untuk meraih masa depan terbaik yang bisa mereka miliki. Kalau ukurannya hanya sekedar fisik saja, itu paling mudah. Namun apabila ukurannya adalah masa depan terbaik yang bisa mereka miliki,
Read moreThe Great Parents
The Great Parents; Orang tua hebat bukanlah orang tua yang tanpa cela, tetapi orang tua yang menyadari bahwa mereka bukanlah orang tua yang sempurna. Mereka adalah orang tua yang masih memiliki kemauan untuk terus belajar menjadi orang tua hebat. Kadang kita sebagai orang tua tidak memiliki rasa percaya diri bisa menjadi orang tua hebat karena kita melihat keadaan keluarga kita
Read moreTHE BEST THING WE CAN DO
The Best Thing We Can Do; Waktu tidak mungkin bisa kita putar ulang kembali (waktu tidak akan menunggu kita untuk siap, pasti waktu akan meninggalkan kita suka atau tidak, karena waktu adalah suatu nilai yang tidak dapat dibayar oleh seberapa pun banyaknya uang yang kita miliki). Maka pergunakanlah waktu dengan bijak, terutama waktu bersama dengan anak-anak kita, karena waktu bersama
Read moreDo More Happiness
Do More Happiness; Lakukan lebih banyak apa yang membuatmu bahagia. Do More happiness. Do More of What Makes You Happy. Kadang kita mengukur kebahagian kita dari kebahagian orang lain. Kita iri dengan kebahagiaan yang orang lain miliki, alih-alih kita mencari kebahagian kita sendiri, akhirnya kita tidak pernah menemukan kebahagian kita sendiri karena fokus kita kepada apa yang terjadi di luar
Read moreThere is No Perfect Parents
There is No Perfect Parents; Kadang kita merasa sulit menjadi orang tua yang sempurna bagi anak-anak kita, selalu saja anak lebih mudah melihat kekurangan diri kita dibandingkan apa yang sudah pernah kita perbuat untuk mereka. Kalau saja hal ini membuat diri kita mudah baper, maka sulit bagi kita untuk mau terus belajar menjadi orang tua terbaik bagi mereka, karena kita
Read moreBELAJAR IKHLAS
BELAJAR IKHLAS; Sebagian besar orang menganggap kata ikhlas itu gampang diucapkan, tetapi sulit untuk dipraktekkan. Apalagi kalau kita harus ikhlas memaafkan orang yang pernah menyakiti diri kita, terutama orang terdekat -biasanya orang terdekat bisa lebih menyakitkan perasaan kita ketika mereka pernah berbuat salah kepada diri kita, karena kita tidak pernah menyangka mereka sampai tega memperlakukan diri kita seperti ini. Ini
Read morePerlakukan Orang tua Kita
Perlakukan Orang tua Kita; Bagi sebagian pasangan muda yang sudah memiliki anak dan masih memiliki orang tua, kadang kita suka memperlakukan orang tua kita sendiri dengan cara yang kurang tepat, apalagi apabila orang tua kita ikut campur dalam mendidik anak-anak kita. Kita tidak suka apabila mereka mengintervensi cara didik kita kepada anak-anak kita, karena kita pikir cara mereka sudah kuno
Read moreKASIHAN ISTRI KITA
KASIHAN ISTRI KITA; Penulis ingin mengangkat tema ini dikarenakan keprihatinan penulis melihat fenomena bahwa tugas mendidik anak sepertinya hanya tugas seorang ibu saja. Mengapa penulis sampai mengambil kesimpulan seperti itu, karena ketika mengisi kelas Parenting, lebih banyak ibu yang hadir untuk belajar dibandingkan sosok seorang ayah (sang suami). Padahal kalau mau jujur, peran ayah dan bunda itu sama-sama penting, karena
Read more